27 April 2014

Belajar PLC (Programmable logic controller)

PLC (Programmable logic controller) adalah suatu mikroprosesor yang digunakan untuk otomasi proses industri seperti pengawasan dan pengontrolan mesin di jalur perakitan suatu pabrik.

PLC memiliki perangkat masukan (input) dan keluaran (output) yang digunakan untuk menghubungkan perangkat luar seperti sensor, relai, kontaktor, dan lain-lain.

Untuk mengoperasikan PLC agar bisa digunakan untuk mengendalikan alat-alat harus diprogram terlebih dahulu. Bahasa pemrograman yang dipakai biasa disebut Ladder, yang hanya berisi input-proses-output.

Tidak susah untuk belajar PLC, dan dalam pemrogramannya pun juga tidak susah karena pemrogramannya menggunakan visual blok. Jadi kamu tinggal drag and drop hanya menentukan input dan output saja.

Biasanya disekolah akan diajarkan dua jenis PLC yaitu Zelio Schneider dan Omron.

PLC (Programmable logic controller)

Perbedaan Zelio Schneider dan Omron

Zelio dan Omron secara kegunaan memiliki fungsi yang sama. Yang membedakan adalah cara pemrogramannya. Jika Zelio simbol input diberi simbol " I " sedangkan output diberi simbol " Q ". Jika inputnya banyak makan simbolnya akan seperti ini I1, I2, I3 dst. Outputnya pun juga sama Q1, Q2, Q3 dst.

Sedangkan Omron input dan outputnya menggunakan angka. Penamaan input ditandai dengan angka 0.00 sedangkan output dengan angka 10.00. Jika inputnya banyak maka akan seperti ini 0.00, 0.01, 0.02 dan seterusnya. Sedangkan outputnya 10.00, 10.01, 10.02 dan seterusnya. Dan ladder diagram omron selalu harus diakhiri dengan END (01). Untuk menandakan kalau programnya selesai sampai disitu.

Untuk belajar PLC kita bisa memulai dengan program sederhana seperti menghidupkan lampu dan mematikan lampu dengan saklar. Lalu dikembangkan lagi seperti menghidupkan lampu setiap 5 menit dan mematikan lampu setiap 5 menit. Ya, pokoknya bermain-mainlah dengan semua komponen yang ada didalam software pemrogramannya.

Tidak punya PLC bagaimana?

Untuk belajar PLC kita tidak perlu punya hardware PLC-nya terlebih dahulu. Lagi pula harganya juga mahal, kalau kamu punya banyak uang tidak masalah mau beli. Kalau tidak punya uang untuk beli PLC, kita tetap bisa belajar PLC, yaitu dengan software pemrogramannya, kita bisa menggunakan fitur simulasinya didalam software itu. Orang cerdas selalu bisa belajar tanpa harus punya alatnya sendiri.

Saya punya video tutorial belajar simulasi PLC dengan software ZelioSoft

Previous
Newer Post
Next
Older Post
Home